1. ACARA
HAUL KH. AHMAD SYADZILI MUHDLOR (24 Jumadil Ula ) pada
tahun ini (2011) jatuh pada Hari Kamis (tepatnya Rabu Malam Kamis) tanggal 28
April, namun Mudirul Ma’had (Gus Mun’im) menghendaki acara inti (peringatan
HAUL) dilaksanakan Hari Ahad, sehingga ada jarak waktu dari Kamis-Ahad, dan Gus
Mun’im juga berkehendak rentang waktu tersebut supaya tidak kosong atau harus
diisi dengan acara-acara. Atas dasar itulah, Haul 2011 yang diketuai oleh
Akhunal Karim A. Rudi Hartono Yasin ini menjadi Haul dengan rangkaian acara
terpanjang dalam sejarah peringatan Haul KH. Ahmad Syadzili Muhdlor. Berikut
rangkaian acara yang terselenggara pada Peringatan Haul KH. Ahmad Syadzili
Muhdlor tahun 2011.
a. Rabu, 27 April
2011 diisi dengan Khataman Khusus Santri dan disebar di beberapa tempat seperti
: Gedung Serbaguna, Pondok Putra, Pondok Putri, Ndalem Gus Mun’im, Ndalem Bu
Nyai, juga di Ndalem-Ndalem yang lainnya (Ndalem Gus Mujib, Ndalem Gus Mufid,
pasuruan, dll). Semua Khataman ini ditutup dan diakhiri bersamaan dengan ziaroh
keluarga dan santri ke Maqom Yai pada Sore (Putri) dam Malam (Putra) harinya.
b. Kamis, 28 April 2011 diisi dengan “FESTIVAL SHOLAWAT AL-BANJARI Se-jawa
Timur”. Festifal Banjari ini baru pertama kalinya diadakan di PPSQ, setelah
lama direncanakan, akhirnya 2 jempol kami berikan pada panitia yang diketuai
oleh Akhuna Ahmad Haris Imaduddin yang “Sukses” menyelengarakan acara ini. Festival Banjari ini diikuti oleh sekitar 30
peserta dari dalam dan Luar Kota Malang (Surabaya, Jombang, Pasuruan, dll).
Dimulai Ba’da dzuhur dan selesai sekitar pukul 23.00.
c. Jum’at,
29 April 2011 diisi dengan “LAILATUL QIRO’AH” (Penampilan dan Try Out Kafilah
MTQ Kabupaten Malang). Dimulai Ba’da jum’ah dan selesai sekitar pukul
21.30.
d. Sabtu, 30
April 2011 diisi sengan “GEBYAR SHOLAWAT ISHARI”. Acara yang sudah menjadi
Agenda wajib Haul.
e. Ahad, 01 Mei
2001 Acara inti “HAUL KH. AHMAD SYADZILI MUHDLOR” dengan penceramah Habib Abu
Bakar Al-Muhdlor (Pasuruan) yang datang beserta putranya Habib Umar Al-Muhdlor.
Dalam ceramahnya, Beliau membahas tentang maut, bahwa tidak ada yang bisa
menghindari maut (ajal), dan juga banyak kisah yang diilustrasikan beliau yang
sangat menarik dan banyak mengandung 'ibrah (pelajaran).
f. Senin, 02 Mei
2011 diisi dengan “Sholawat Dhiyamul Lami’ Majelis Ta’lim dan Maulid Ar-Ridwan”
yang diasuh oleh Habib Jamal Ba’agil (Batu) dan Habib Baqir Mauladdawilah
(Malang). Acara ini sebenarnya acara rutinan Majelis Ar-Ridwan pada Senin Legi,
dan kebetulan tepat setelah Haul, dan Habib Jamal pun berkenan membawa jama’ah
beliau untuk melaksanakan acaranya di PPSQ Asy-Syadzili. Keuntungan lainnya,
pada acara ini, “rawuh” juga Habib Abdurrahman Bin Hafidz (Yaman), yang
merupakan keponakan dari Habib Umar Bin Hafidz. Ceramah Beliau (Habib
Abdurrahman) yang diterjemahkan oleh Habib Jamal tersebut sangat menggugah,
menyentuh. Terlebih ketika Do’a, semua jama’ah yang hadir terhipnotis,
khusyuk’, sehingga tidak sedikit yang meneteskan air mata.
Demikianlah
rangkaian acara yang terselenggara dalam rangka Memperingati Haul KH. Ahmad
Syadzili Muhdlor. Kami sajikan ringkasannya bagi pembaca yang berhalangn hadir
pada Hari “H”. Meski demikian, semoga kita semua mendapatkan Barokah dari Guru
Kita tercinta, dari Para Habaib, dan dari semua ‘Ulama yang kita cintai.
2. BUKU
Bagi yang lama tidak
sowan ke pondok, Asy-Syadzili kini telah menerbitkan 2 buah buku. Masing-masing
1 santri putra dan 1 santri putri. Buku-buku tersebut adalah :
a. PENGANTAR ILMU QIRA’AT 10 (Kaidah-Kaidah Dasar Bacaan Al-Qur’an yang
Mutawatir dari Rasulullah menurut Sepuluh Imam Qira’at dalam Thariqah
Syathibiyah dam Durrah).
Tim Penyusun :
Santri Putra PPSQ ASY-SYADZILI.
PENTASHIH :
Agus H. Abdul Mun’im Syadzili.
Terbit :
Februari 2010
Ini adalah sebagian dari bentuk kepedulian Gus Mun’im dalam melestarikan
bacaan-bacaan Al-Qur’an yang Mutawatir dari Rasulullah. Setelah lama
direncanakan, Alhamdulillah baru pada Februari 2010 silam baru terlaksana. Dan
sampai saat ini, hampir terjual habis juga telah dilakukan berbagai koreksi dan
siap untuk menerbitkan cetakan kedua, Edisi Revisi. Mohon do’anya.
Setelah pasar meluas, banyak pembaca yang meminta lebih dari sekedar buku,
dikarenakan itu belum cukup untuk membantu pemahaman. Sehubungan dengan itu,
maka Gus Mun’im membuat konsep pelatihan Qira’ah Sab’ah (Tujuh atau Sepuluh)
untuk memahami Kaidah-Kaidah dalam waktu 3 hari.
Selain dalam bentuk pelatihan, Gus Mun’im baru-baru ini juga diundang ke daerah
Cepu untuk melakukan presentasi Qira’ah Sab’ah. Di sisi lain, Tim penyusun juga
sedang mempersiapkan rekaman yang berisikan contoh-contoh kaidah untuk lebih
memudahkan pembaca dalam memahami Qira’at.
Satu lagi, Kami-Tim penusun-juga sedang menyusun Mushaf. Yaitu Al-Qur’an
Qiro’at (Sepuluh yang sedang kami siapkan) dalam versi bahasa Indonesia.
Akhirnya, kami mengharapkan do’a dan bantuan dari pembaca sekalian, untuk
turut serta melestarikan bacaan-bacaan yang Mutawatir dari Rasulullah S.A.W.
supaya tidak hilang dari permukaan bumi ini.
(NB : Bantuan bisa dalam bentuk apapun, baik tenaga, fikiran ataupun
financial. Termasuk mencari tempat yang tepat dan berpotnsi untuk memasarkan
Buku-buku tersebut).
b. RUMPUN HADITS TENTANG AL-QUR’AN (dilengkapi dengan do’a-do’a Matsur).
Penyunting :
Santriwati PPSQ Asy-Syadzili
PENTASHIH :
Agus Hazimul Ahzab
Terbit : Maret
2010
Seperti tak ingin kalah dengan santri putra, tak lama setelah buku Qira’at
terbit, santri putri pun menerbitkan sebuah buku yang berisikan
kumpulan-kumpulan Hadits tentang Al-Qur’an. Tentang keutamaan-keutamaannya
(Al-Qur’an), keutamaan orang yang mendawamkan membaca Al-qur’an, terlebih
keutamaan orang yang menghafal Al-Qur’an. Seperti yang terdapat pada halaman
32. Disitu disebutkan bahwa : ”Barangsiapa membaca Al-Qur’an sampai hafal
dan menghalalkan apa yang dihalalkan oleh Al-Qur’an serta mengharamkan apa yang
diharamkan oleh Al-Qur’an, maka Allah akan memasukan dia kedalam Surga, bahkan
dia bisa memberi Syafa’at (pertolongan) kepada sepuluh orang dari keluarganya
yang mestinya masuk neraka”. (dari Ali r.a. H.R. Tirmidzi).
Selain berisikan hadits-hadits tentang Al-Qur’an, buku ini juga dilengkapi
do’a-do’a Ma’tsur, baik dari Al-Qur’an ataupun dari Hadits. Juga do’a-do’a yang
lain, dan ditutup dengan do’a pagi dan sore (Wirdul Lathif, yang disusun oleh
Imam Al-Haddad).
3. Pembangunan
Perlahan tapi pasti, pembangunan di
PPSQ Asy-Syadzili terus bergerak ke arah yang lebih baik. Pada hari Ahad, 29
Januari 2012 telah dilaksanakan pengecoran bangunan untuk asrama putra yang
terletak di gedung serbaguna.
Berkenaan dengan itu, bagi pembaca
yang ingin ikut berpartisipasi bisa langsung hubungi nomer pondok,