SELAMAT DATANG

MEMBUMIKAN AL-QUR'AN, MELANGITKAN MANUSIA

Selasa, 17 Mei 2011

SEKILAS TENTANG PPSQ ASY-SYADZILI SAAT INI (REVIEW)

1.      ACARA
HAUL KH. AHMAD SYADZILI MUHDLOR (24 Jumadil Ula ) pada tahun ini (2011) jatuh pada Hari Kamis (tepatnya Rabu Malam Kamis) tanggal 28 April, namun Mudirul Ma’had (Gus Mun’im) menghendaki acara inti (peringatan HAUL) dilaksanakan Hari Ahad, sehingga ada jarak waktu dari Kamis-Ahad, dan Gus Mun’im juga berkehendak rentang waktu tersebut supaya tidak kosong atau harus diisi dengan acara-acara. Atas dasar itulah, Haul 2011 yang diketuai oleh Akhunal Karim A. Rudi Hartono Yasin ini menjadi Haul dengan rangkaian acara terpanjang dalam sejarah peringatan Haul KH. Ahmad Syadzili Muhdlor. Berikut rangkaian acara yang terselenggara pada Peringatan Haul KH. Ahmad Syadzili Muhdlor tahun 2011.
a.       Rabu, 27 April 2011 diisi dengan Khataman Khusus Santri dan disebar di beberapa tempat seperti : Gedung Serbaguna, Pondok Putra, Pondok Putri, Ndalem Gus Mun’im, Ndalem Bu Nyai, juga di Ndalem-Ndalem yang lainnya (Ndalem Gus Mujib, Ndalem Gus Mufid, pasuruan, dll). Semua Khataman ini ditutup dan diakhiri bersamaan dengan ziaroh keluarga dan santri ke Maqom Yai pada Sore (Putri) dam Malam (Putra) harinya.
b.      Kamis, 28 April 2011 diisi dengan “FESTIVAL SHOLAWAT AL-BANJARI Se-jawa Timur”. Festifal Banjari ini baru pertama kalinya diadakan di PPSQ, setelah lama direncanakan, akhirnya 2 jempol kami berikan pada panitia yang diketuai oleh Akhuna Ahmad Haris Imaduddin yang “Sukses” menyelengarakan acara ini. Festival Banjari ini diikuti oleh sekitar 30 peserta dari dalam dan Luar Kota Malang (Surabaya, Jombang, Pasuruan, dll). Dimulai Ba’da dzuhur dan selesai sekitar pukul 23.00.
c.        Jum’at, 29 April 2011 diisi dengan “LAILATUL QIRO’AH” (Penampilan dan Try Out Kafilah MTQ Kabupaten Malang).  Dimulai Ba’da jum’ah dan selesai sekitar pukul 21.30.
d.       Sabtu, 30 April 2011 diisi sengan “GEBYAR SHOLAWAT ISHARI”. Acara yang sudah menjadi Agenda wajib Haul.
e.       Ahad, 01 Mei 2001 Acara inti “HAUL KH. AHMAD SYADZILI MUHDLOR” dengan penceramah Habib Abu Bakar Al-Muhdlor (Pasuruan) yang datang beserta putranya Habib Umar Al-Muhdlor. Dalam ceramahnya, Beliau membahas tentang maut, bahwa tidak ada yang bisa menghindari maut (ajal), dan juga banyak kisah yang diilustrasikan beliau yang sangat menarik dan banyak mengandung 'ibrah (pelajaran).
f.        Senin, 02 Mei 2011 diisi dengan “Sholawat Dhiyamul Lami’ Majelis Ta’lim dan Maulid Ar-Ridwan” yang diasuh oleh Habib Jamal Ba’agil (Batu) dan Habib Baqir Mauladdawilah (Malang). Acara ini sebenarnya acara rutinan Majelis Ar-Ridwan pada Senin Legi, dan kebetulan tepat setelah Haul, dan Habib Jamal pun berkenan membawa jama’ah beliau untuk melaksanakan acaranya di PPSQ Asy-Syadzili. Keuntungan lainnya, pada acara ini, “rawuh” juga Habib Abdurrahman Bin Hafidz (Yaman), yang merupakan keponakan dari Habib Umar Bin Hafidz. Ceramah Beliau (Habib Abdurrahman) yang diterjemahkan oleh Habib Jamal tersebut sangat menggugah, menyentuh. Terlebih ketika Do’a, semua jama’ah yang hadir terhipnotis, khusyuk’, sehingga tidak sedikit yang meneteskan air mata.
Demikianlah rangkaian acara yang terselenggara dalam rangka Memperingati Haul KH. Ahmad Syadzili Muhdlor. Kami sajikan ringkasannya bagi pembaca yang berhalangn hadir pada Hari “H”. Meski demikian, semoga kita semua mendapatkan Barokah dari Guru Kita tercinta, dari Para Habaib, dan dari semua ‘Ulama yang kita cintai.


2.      BUKU
      
      Bagi yang lama tidak sowan ke pondok, Asy-Syadzili kini telah menerbitkan 2 buah buku. Masing-masing 1 santri putra dan 1 santri putri. Buku-buku tersebut adalah :
a.         PENGANTAR ILMU QIRA’AT 10 (Kaidah-Kaidah Dasar Bacaan Al-Qur’an yang Mutawatir dari Rasulullah menurut Sepuluh Imam Qira’at dalam Thariqah Syathibiyah dam Durrah).

Tim Penyusun : Santri Putra PPSQ ASY-SYADZILI.
PENTASHIH : Agus H. Abdul Mun’im Syadzili.
Terbit : Februari 2010

Ini adalah sebagian dari bentuk kepedulian Gus Mun’im dalam melestarikan bacaan-bacaan Al-Qur’an yang Mutawatir dari Rasulullah. Setelah lama direncanakan, Alhamdulillah baru pada Februari 2010 silam baru terlaksana. Dan sampai saat ini, hampir terjual habis juga telah dilakukan berbagai koreksi dan siap untuk menerbitkan cetakan kedua, Edisi Revisi. Mohon do’anya.
Setelah pasar meluas, banyak pembaca yang meminta lebih dari sekedar buku, dikarenakan itu belum cukup untuk membantu pemahaman. Sehubungan dengan itu, maka Gus Mun’im membuat konsep pelatihan Qira’ah Sab’ah (Tujuh atau Sepuluh) untuk memahami Kaidah-Kaidah dalam waktu 3 hari.
Selain dalam bentuk pelatihan, Gus Mun’im baru-baru ini juga diundang ke daerah Cepu untuk melakukan presentasi Qira’ah Sab’ah. Di sisi lain, Tim penyusun juga sedang mempersiapkan rekaman yang berisikan contoh-contoh kaidah untuk lebih memudahkan pembaca dalam memahami Qira’at.
Satu lagi, Kami-Tim penusun-juga sedang menyusun Mushaf. Yaitu Al-Qur’an Qiro’at (Sepuluh yang sedang kami siapkan) dalam versi bahasa Indonesia.
Akhirnya, kami mengharapkan do’a dan bantuan dari pembaca sekalian, untuk turut serta melestarikan bacaan-bacaan yang Mutawatir dari Rasulullah S.A.W. supaya tidak hilang dari permukaan bumi ini.
(NB : Bantuan bisa dalam bentuk apapun, baik tenaga, fikiran ataupun financial. Termasuk mencari tempat yang tepat dan berpotnsi untuk memasarkan Buku-buku tersebut).

b.        RUMPUN HADITS TENTANG AL-QUR’AN (dilengkapi dengan do’a-do’a Matsur).

Penyunting : Santriwati PPSQ Asy-Syadzili
PENTASHIH : Agus Hazimul Ahzab
Terbit : Maret 2010

Seperti tak ingin kalah dengan santri putra, tak lama setelah buku Qira’at terbit, santri putri pun menerbitkan sebuah buku yang berisikan kumpulan-kumpulan Hadits tentang Al-Qur’an. Tentang keutamaan-keutamaannya (Al-Qur’an), keutamaan orang yang mendawamkan membaca Al-qur’an, terlebih keutamaan orang yang menghafal Al-Qur’an. Seperti yang terdapat pada halaman 32. Disitu disebutkan bahwa : ”Barangsiapa membaca Al-Qur’an sampai hafal dan menghalalkan apa yang dihalalkan oleh Al-Qur’an serta mengharamkan apa yang diharamkan oleh Al-Qur’an, maka Allah akan memasukan dia kedalam Surga, bahkan dia bisa memberi Syafa’at (pertolongan) kepada sepuluh orang dari keluarganya yang mestinya masuk neraka”. (dari Ali r.a. H.R. Tirmidzi).
Selain berisikan hadits-hadits tentang Al-Qur’an, buku ini juga dilengkapi do’a-do’a Ma’tsur, baik dari Al-Qur’an ataupun dari Hadits. Juga do’a-do’a yang lain, dan ditutup dengan do’a pagi dan sore (Wirdul Lathif, yang disusun oleh Imam Al-Haddad).

3. Pembangunan
Perlahan tapi pasti, pembangunan di PPSQ Asy-Syadzili terus bergerak ke arah yang lebih baik. Pada hari Ahad, 29 Januari 2012 telah dilaksanakan pengecoran bangunan untuk asrama putra yang terletak di gedung serbaguna.
Berkenaan dengan itu, bagi pembaca yang ingin ikut berpartisipasi bisa langsung hubungi nomer pondok,